80 / 100

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berupaya memajukan pendidikan Indonesia dengan menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid dan menggerakkan ekosistem pendidikan yang lebih baik melalui Program Guru Penggerak. Segala informasi terkait Guru Penggerak dapat disimak di laman:

sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak

Di antaranya terkait tanya jawab perihal Guru Penggerak yang dapat disimak di

sekolahpenggerak-demo.simpkb.id/gurupenggerak/faq

Berikut adalah rangkuman dari sekelumit pertanyaan tersebut.

Baca juga: Mekanisme PPDB di Kota Tangerang Selatan

Pengertian Guru Penggerak

Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang menerapkan merdeka belajar dan menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang berpusat pada murid. Guru Penggerak menggerakkan komunitas belajar bagi guru di sekolah dan di wilayahnya serta mengembangkan program kepemimpinan murid untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Untuk menjadi Guru Penggerak, Guru harus mengikuti proses seleksi dan pendidikan Guru Penggerak selama 9 bulan. Selama proses pendidikan, calon Guru Penggerak akan didukung oleh Instruktur, Fasilitator, dan Pendamping yang profesional.

Manfaat Guru Penggerak

Ada pun manfaat yang diperoleh guru saat mengikuti program pendidikan guru penggerak yakni guru dapat meningkatkan kompetensi guru menjadikan guru sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid. Selama pelaksanaan program, guru akan dibimbing oleh instruktur, fasilitator, dan pendamping profesional.

Syarat Menjadi Guru Penggerak

Untuk menjadi guru penggerak, guru harus lulus seleksi dan mengikuti program pendidikan guru penggerak selama sembilan (9) bulan.

Pada angkatan pertama, seleksi program guru penggerak dibuka untuk guru TK, SD, SMP, dan SMA yang berada pada 56 kabupaten/kota yang dipilih mewakili 6 pulau besar di Indonesia serta lulus seleksi program guru penggerak.

Kota/kabupaten Sasaran Program Guru Penggerak Angkatan Pertama

Ada pun 56 kabupaten/kota yang menjadi daerah sasaran program guru penggerak angkatan pertama yaitu:

  • Sumatera: Kab. Deli Serdang, Kab. Langkat, Kota Palembang, Kota Padang, Kota Pekanbaru,Kab. Indragiri Hilir, Kab. Tulang Bawang Barat, Kab. Tanggamus, Kab. Aceh Utara, dan Kab.Pidie.
  • Jawa: Kota Malang, Kab. Temanggung, Kab. Cilacap, Kab. Banyumas, Kab. Brebes, Kab. Bogor, Kab. Garut, Kab. Cirebon, Kab. Bekasi, dan Kab. Kulon Progo.
  • Kalimantan: Kab. Penajam Paser Utara, Kab. Kapuas, Kab. Tabalong, Kab. Tanah Laut, Kota Pontianak, Kab. Kubu Raya, Kab. Sanggau, Kab. Landak, dan Kab. Mempawah.
  • Sulawesi: Kab. Kepulauan Talaud, Kab. Minahasa, Kab. Banggai Kepulauan, Kab. Parigi Moutong, Kab. Bone, Kab. Wajo, Kab. Pinrang, Kab. Mamasa, Kab. Polewali Mandar.
  • Bali dan Nusa Tenggara: Kab. Manggarai Barat, Kab. Sikka, Kab. Ende, Kab. Timor Tengah Utara, Kab. Lombok Timur, Kab. Bima, Kab. Badung, Kota Denpasar, dan Kab. Karangasem.
  • Papua dan Maluku: Kota Sorong, Kab. Biak Numfor, KotaJayapura, Kab. Kepulauan Yapen, Kab. Sarmi, Kab. Maluku Tengah, Kota Ambon, Kab. Maluku Tenggara, dan Kota Tua.

Demikianlah artikel kali ini mengenai Kota/Kabupaten Sasaran Program Guru Penggerak Angkatan Pertama, semoga bermanfaat buat kalian semua.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here